Memujimu tidak cukup sekadar puitis
Tari lidah tak mampu menuturnya
Pada si penulis ini, engkau sesempurna puisi
Engkaulah cinta di luar sifat zahir
Yang lebur ke dalam ruh, dan lebih dalam lagi
Ibarat Qaisy yang layak digelar Majnun
Lautan cinta ini melepasi logika
Sehingga itulah dikatakan seakan gila
Kerna pencinta sudah tak perlu akalnya
Dalam kebisuan setiap sesuatu
Hadir cuma sebuah rasa
Tak terjelaskan walau dalam apa cara
Kerna cintamu, adalah Romansa Bisu...
No comments:
Post a Comment